Categories
Uncategorized

Menanti Juknis dari Permentan 26/2017

Untuk mendongkrak produksi susu di dalam negeri, pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No. 26/2017 tentang penyediaan dan peredaran susu pada 17 Juli 2017. Kebijakan ini mendorong swasta untuk mengembangkan industri susu nasional melalui program kerja sama dan pemberdayaan peternak lokal.

Sebagai langkah sinergi, Kementerian Perindustrian juga tengah merancang kebijakan untuk mencapai target rasio SSDN dan susu impor menjadi 40:60 pada 2021. Agus berpendapat, kebijakan tersebut akan memberikan efek positif bagi dinamika persusuan nasional. Peternak sapi perah pun akan mendapat perlindungan. Bukan hanya itu, pemerintah juga akan mudah menganalisis perkembangan antara pasokan dan kebutuhan susu nasional secara akurat.

Namun sayangnya, penerapan permentan tersebut masih menghadapi kendala. Agus menilai, IPS sudah terlalu lama bermain bebas dalam memenuhi bahan baku susu tanpa ada satupun regulasi yang mengawasi. Lagi pula petunjuk teknis (juknis) turunan regulasi ini juga belum kelar. “Wajib optimis permentan ini akan menaikkan semangat peternak sapi perah nasional.

Tapi sedikit cemas karena mungkin ada beberapa IPS yang menentang regulasi tersebut,” begitu komentar pamungkas bapak yang beternak sapi perah sejak 1992 tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *